i remember that feeling

aku inget perasaan itu
perasaan kesepian
yang membuatku ingin menangis tiap harinya
tapi justru membuatku berlagak semakin kuat
agar tidak ada yang melihat betapa kesepiannya hati ini

di saat aku masuk ke dalam wilayah dimana semua mengenalku
semua berpredikat ‘teman’ untukku
tapi seolah olah mereka tidak melihatku
dan aku hanya duduk memandang selain ke arah mereka
agar mata ini tetap bisa menahan butir butir tangis yang mencoba untuk kuat

dimana aku hanya menyendiri
sok sibuk sendiri
atau bahkan sok mengantuk ingin tidur
padahal hanya untuk menghindari rasa sendiri di tengah tengah keramaian
tidak ada yang mengajakku ngobrol

aku ingat perasaan itu
saat dimana aku semakin kuat
karena disaat semua seolah olah menjauhiku
ada seseorang yang benar benar mendampingiku
seseorang yang mengucapkan terimakasih padaku
karena rela seperti ini demi dia
dan saat dia mengatakan bahwa aku tidak perlu seperti ini
bahwa dia gak tega melihatku begini
aku semakin yakin
dialah yang akan menemaniku nanti
nanti nanti dan sampai nanti

dan aku tetap tenggelam dalam kesepian itu
namun aku tidak pernah menyesal
karena disaat mereka semua menjauh
dan kita benar benar terpisah ruang dan waktu
dia tetap bersamaku
selalu :’) 

Terkadang kupikir, cinta tidak memilih ataupun dipilih. Cinta dipertemukan. — Tia Setiawati Priatna (via karenapuisiituindah)
Orang sukses itu orang yang bisa meminta kepada diri sendiri dan kemudian mendapatkannya. — (via zarryhendrik)

(via yprakasita)

itulah cinta. ada banyak yang cantik cantik. ada banyak yang cakep cakep. ada banyak yang lebih lebih. dan semua orang bisa terlihat menarik. tapi kenapa hati hanya memilih satu dan seolah olah memilih dengan abstrak. karena saat ditanya ‘kenapa memilih dia?’ kita tidak pernah benar benar tau jawabannya. — Ratu Aghnia
mau sampai kapan kau simpan terus kenangan itu. yang tiap kali kau buka, kau akan melihat lagi, merasakan lagi sakitnya. tapi tidak pernah bisa kau rasakan lagi cintanya. — Ratu Aghnia
gak ada yang mau sakit hati. tapi banyak yang rela sakit hati. — Ratu Aghnia

Hadiah Terindah

Tuhan
aku tau,
Kau telah memberiku 2 malaikat
yang cintanya padaku sudah pasti tidak terhitungkan

namun Tuhan,
adakah kau juga mempersiapkanku hadiah terindah lainnya
yang akan ku sebut malaikat pelindungku?

adakah kau menyediakan seseorang untukku
yang akan menemaniku hingga akhir waktu
menemaniku tak hanya saat aku tangguh
namun juga saat aku rapuh
yang akan ada di sampingku saat aku sakit
menjaga dan dengan sabar merawatku
menerima kekuranganku

adakah kau menyediakan untukku cinta yang lain
lain dari cinta yang dimiliki kedua orang tuaku
cinta yang mereka sebut ‘cinta’
yang tulus, tanpa lelah, tanpa putus asa

adakah Tuhan?
jodohku itu akankah Dia?
karena aku inginkan Dia :’)’: 

cewek remaja sudah merasa senang jika banyak yang nembak. wanita dewasa baru akan bangga bila dilamar. cowok remaja hanya akan berani nembak. laki laki dewasa akan dengan berani datang melamar. — Ratu Aghnia
keepcalmandmosh:

OH MY GOD YOU CAN’T NOT LOVE THIS

keepcalmandmosh:

OH MY GOD YOU CAN’T NOT LOVE THIS

(via intricatesimplecoloursandwords)

high school

ini hanya sekelebat bayangan tentang masa SMA yang telah saya lalui selama 3 tahun

kita mulai dari MOS (masa orientasi siswa). entah ini suatu keadilan atau bisa dibilang keberuntungan yang membuat saya menjadi salah satu dari 2 orang lulusan SMP swasta yang berhasil masuk ke SMAN 16 Surabaya, yang merupakan sekolah favorit. saya adalah satu satunya cewek yang memakai seragam dengan bawahan celana pada saat MOS dilaksanakan. sebagai peserta, saya tidak mencolok dan bukan junior yang suka macam macam, kecuali predikat bahwa saya adalah mantan dari salah satu anggota PKU (senior osis kelas 3) yang membuat para PKU menjadi sedikit berbeda dengan saya. saat beberapa pserta MOS dari berbagai GUGUS (kelompok pada saat MOS) digilir masuk ke kelas kelas dan di bully karena terlambat, terjadilah insiden singkat. saat ditanya harus diapakan mereka, saya reflek bilang ‘disuru joged’ dan PKU langsung dengan ganas nggeruduk saya dan membuat saya hanya tercengan bingung. kaget. namun, cepat cepat seorang PKU bernama Jhon datang dan berkata ‘sudah siang kak. sudah siang’ (yang belakangan saya tau itu adalah kode jika ada guru datang) dan setelah itu dengan segera PKU yang bringas tersebut menarik diri dan keluar kelas. MOS berjalan hampir sempurna, hingga hari terakhir pada saat terjadi drama antara senior kelas 3 dan kelas 2, yang memang disetting anarkis, salah satu peserta MOS kejat kejat. setelah insiden tersebut, kami dikumpulkan kembali di dalam kelas gugus masing masing untuk mempersiapkan kerja bakti dan api unggun. namun, suasana mendadak sendu. PKT (senior osis kelas 2) mengumumkan bahwa kita dipersilahkan pulang. dan MOS dinyatakan selesai. pemandangan di lapangan sudah berubah. kayu kayu api unggun sudah berdiri tegap. kakak kakak PKU berceceran di lapangan. namun kali ini tidak ada suara teriak bentak bentak. yang ada justru isak tangis. acara MOS diberhentikan, karena teman kami Roy, meninggal dunia.

tidak ada api unggun. tidak ada parade. tidak ada pelepasan burung. tidak ada suara nyanyian padus yang beriringan dengan tawa keakraban MOS. yang ada hanya tepukan pundak dan suara hingar bingar saling menenangkan.

***

awal tahun sebagai pelajar berseragam putih abu abu. saya bangga dengan almamater  namun tertekan dengan keadaan baru ini. belum genap satu semester menjadi murid SMA, kelas saya sudah kena masalah yang berhasil membuat 4 wakasek masuk ke kelas dan marah marah mengenai  KLOSET BEJAT, singkatan nama kelas kami yang berkepanjangan Kelas X-4 Berani Jujur dan Taat. namun, dari sinilah kami justru semakin kompak. setelah insiden tersebut kami mengganti nama menjadi RESPECT (Republik X-4 Perfect). di awal tahun pelajaran ini saya termasuk siswi yang sibuk. saya mengikuti ekstrakulikuler MASIS (Majalah Siswa) sebagai wakil, dan menjadi perwakilan fotografer jurnalis untuk acara bergengsi sepantaran SMP SMA yaitu Det-Con. saya bukan osis, tapi ikut terlibat dalam banyak acara osis dan memang senang dengan semua aktifitas sosial tersebut. sebagai seorang junior, kami tidak terlalu nakal tapi juga bukan junior yang teladan. kami sudah sering nyarat, sering bermain KOG (kontes Orang Goblok) saat pelajaran, dan sempat membuat satu letter U ramai digruduk guru guru gara gara membuat gaduh, hanya karna teman kami jadian.

***

saya melanjutkan di tahun ke dua dalam kelas IPS yang akhirnya menjadi jabatan kebanggaan saya. seperti kelas 2 pada umumnya, ini menjadi masa masa paling bandel untuk anak sekolahan. KISS ME (keluarga IPS 1 Makin Eksis) merupakan kelas 2 terkompak. banyak kelas yang iri pada kelas kami. dan dikelas itu saya bergabung dalam PAGUYUBAN. saya mulai suka nongkrong, jalan jalan, pulang sekolah keluyuran, bolos sekolah, dan kenakalan kenalakan lainnya. di kelas sendiri kami lebih sering bermain uno, remi, dan bernyanyi nyanyi ria. dan saya sangat menikmati kelas ini. banyak sekali hal hal unik dan menarik di kelas ini. mulai dari orkes yang senantiasa digendangi bryan, nyuri jam dinding, penggaris penghapus sepidol papan tulis, hingga nyuri meja karambol dari kelas 3 yang sudah tidak berpenghuni karena sudah liburan UNAS. dan di kelas 2 ini pula saya mulai benar benar memasuki dunia pink.

***

sebagai senior, saya bukan termasuk senior yang jahat. saya malah tidak mencolok dan lebih banyak nganggur di kelas 3 ini. kalau dulu saya sibuk dengan berbagai kegiatan wanita karir, sekarang saya lebih menjadi ibu rumah tangga. sesegera mungkin saya melepas jabatan Ketua Masis dan segala macam kegiatan sekolah. sayangnya, di kelas 3 ini KISS ME mulai terasa renggang. hanya karena masalah CINTA, kelas kami mulai berantakan. sebenarnya ini hanya masalah 2 cewek PAGUYUBAN yang bersaing cowok, namun efeknya hingga satu kelas. akhirnya kelas kami memilih jalan sidang dan diakhiri dengan maaf maafan untuk menyelesaikan konflik tersebut. namun, tetap saja, yang sudah pecah tidak bisa kembali utuh. masalah ternyata masih beruntun. kelas kami yang awalnya kelebihan kapasitas hingga bangku di kelas gak cukup, kini justru kehilangan murid satu persatu. BDS yang terjerat hukum, saya yang tertimpa asbes dan membuat kepala saya bocor, pertengkaran cowok cowok hingga membawa senjata tajam, sampai meninggalnya Dhoni.

sebagai murid kelas sosial kami merasa makin malas belajar. gurunyapun malas mengajar. jadilah kita tidak belajar. Sixteen bagi kami justru seperti sekolah alam. selama kelas 3 kami justru rajin berkebun (karena ada taman baru yang dibikin oleh kepala sekolah baru), memancing (karena ada tambak dan kolam ikan) dan mengerjai teman sendiri. everyday is holiday. kami semakin berani pada guru. buku catatan semakin tidak terisi. kantin semakin ramai. kelas semakin kosong. dan fungsi sekolah pun berubah tak lagi untuk belajar. kami lebih senang main catur, main remi, main karambol, dan sepak bola dalam kelas. guru gurupun seringkali berkicau masalah kmunduran dan UNAS kami. namun, alhamdulillah, UNAS dapat tetap terlaksana dengan baik. keberhasilan dari 3 tahun kami belajar di SMA ditentukan dalam 4 hari ujian dengan 6 mata pelajaran dan 5 paket soal yang berbeda tiap mata pelajarannya.

***

masa SMA. kenakalan, persahabatan, percintaan, pendewasaan, dan lain sebagainya telah kami alami dan dapatkan di sini. bagaimanapun juga, masa SMA hanya terjadi sekali. sama seperti masa remaja, tidak bisa terulang lagi. dan 3 tahun menyandang putih abu abu raanya memang sudah pas. tidak terlalu lama juga tidak terlalu cepat.

sampai ketemu di kehidupan baru teman teman seperjuanganku :) 

Agar bibir lebih menarik, ucapkanlah perkataan yang baik. Agar mata lebih cantik, cobalah lihat kebaikan dalam setiap orang. Agar tubuh lebih ramping, berbagilah makanan dengan mereka yang lapar. Untuk keanggunan, berjalanlah dengan keyakinan kalau kita tak pernah sendirian. — (via kuntawiaji)

(via raniapple)

kamu pernah berkata ‘pingin ya ada orang yang bisa sayang sama kita apa adanya dan sampek mati. sampek tua meski udah renta. ada gak ya orang yang bakal kayak gitu ke aku?’ dalam hati aku berbisik ‘aku’ — Ratu Aghnia

i want to run and hide
so, you can found me

i want to go
so, i will know that you’ll be care of me
will looking for me
i want to know that you won’t to losing me

when i’m gone
i want to know that your life uncomplete without me
that you will be unhappy without me
that you can’t smile anymore

i want you to need me

like i need you